Tia Rahayu Wulandari Dorong Seniman Melek Perbankan untuk Kembangkan Nilai Ekonomi Karya

Minggu, 19 April 2026 14:18:29

Semarang, 5 April 2026 — Narasumber sosialisasi bertajuk “Dunia Perbankan bagi Pekerja Seni”, Tia Rahayu Wulandari dari SBOH BRI UNNES, menekankan pentingnya pemahaman sistem perbankan bagi pelaku seni dalam mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi dari karya mereka.

Dalam kegiatan yang digelar di Amoora Coffee, Semarang, Tia menyampaikan bahwa pekerja seni perlu mulai memandang karya tidak hanya sebagai bentuk ekspresi, tetapi juga sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi dan peluang keberlanjutan.

Menurutnya, pemahaman terhadap layanan perbankan dapat membantu seniman mengelola keuangan secara lebih terstruktur, mulai dari menyimpan pendapatan, melakukan transaksi, hingga merencanakan pengembangan usaha kreatif di masa depan.

“Dari karya bisa menjadi cuan, tetapi perlu didukung dengan pengelolaan keuangan yang baik. Sistem perbankan hadir untuk membantu proses tersebut,” ujarnya dalam sesi pemaparan.

Ia juga menambahkan bahwa akses terhadap layanan keuangan formal dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pekerja seni. Hal tersebut mencakup kemudahan dalam memperoleh pembiayaan, memperluas jaringan kolaborasi, hingga memperkuat keberlanjutan karir di industri kreatif yang semakin kompetitif.

Melalui sosialisasi ini, Tia berharap para pekerja seni semakin sadar akan pentingnya literasi keuangan. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu memaksimalkan potensi karya sekaligus menjaga stabilitas finansial dalam jangka panjang.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjembatani dunia seni dan sektor keuangan, sehingga pelaku kreatif tidak hanya berkembang secara artistik, tetapi juga memiliki fondasi ekonomi yang kuat.


Author
Written by
Ning Imas Ati Z

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.